Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Materi Shock Absorber: Pengertian, Jenis, dan Cara Kerja Shock Absorber

Penulis: Angger Reda Tama, S.Pd., Gr., M.Pd.

Assalamuálikum Sobat Sahabat-ilmu.com, pada kesempatan kali kita akan mempelajari pengertian, jenis-jenis, dan komponen pada shock absorber. Mari kita pelajari shock absorber bersama-sama.

A. Pengertian Shock Absorber

Kendaraan darat bermotor pasti memiliki piranti shock absorber pada sistem suspensi. 

Apa shock abshorber itu? 
Shock absorber adalah suatu perangkat mekanik, pneumatik, ataupun hidrolik yang memiliki fungsi utama meredam kejutan dan menambah ketinggian kendaraan.   

Mengapa shock abshorber  dapat meredam getaran dan kejut? 
Karena piranti shock abshorber mampu mengkonversikan kejutan menjadi panas. 

B. Fungsi Shock Absorber

Setelah memahami pengertian shock absorber, selanjutnya kita bahas bersama mengenai apa saja fungsi shock absorber.

Sebutkan apa saja fungsi dari shock absorber? 
  1. Shock absorber memiliki fungsi meredam kejut pada saat kendaraan jalan dan juga saat pengereman.
  2. Shock absorber dapat mengkonversikan energi gaya aksial dari implus kejut menjadi energi panas.
  3.  Shock absorber dapat menambah ketinggian kendaraan.


C. Komponen-komponen Shock Absorber

Setelah mengetahui apa saja fungsi shock absorber, selanjutnya kita akan membahas komponen shock bersama mengenai apa saja komponen shock absorber dari pertanyaan-pertanyaan terkait shock absorber di bawah ini.

1. Sebutkan komponen-komponen pada shock aborber dengan pegas koil di luar!

Shock absorber dengan pegas koil pada umumnya digunakan pada suspensi depan jenis Mcpheson.  Media peredam dalam shock abserber ini dapat berupa minyak ataupun gas. 

Komponen-komponen shock absorber dengan pegas koil di luar yaitu:

  1. Shock Absorber berfungsi meredam implus kejut.
  2. Shock Mount Insulator besfungsi sebagai bantalan shock
  3. Shock Absorber Bolt
  4. Shock Absorber Nut
  5. Shock Absorber Mount Nut
  6. Coil Spring
  7. Coil Spring Insulator
  8. Coil Spring Damper
  9. Coil Spring Insulator

2. Sebutkan komponen-komponen pada shock aborber dengan pegas terpisah!

Shock absorber dengan pegas terpisah biasanya digunakan pada suspensi rigid belakang dan suspensi depan jenis wishbone. Harga shock aborber ini relatif lebih murah dibandingkan dengan shock absorber dengan pegas coil.
Komponen-komponen shock absorber dengan pegas terpisah.
  1. Fluid seal
  2. Piston rod
  3. Piston dan rebound valve
  4. Compression chamber
  5. Lower mounting
  6. Upper mounting
  7. Rod guide
  8. Rebound chamber
  9. Cylinder tube
  10. Reverse chamber
  11. Reverse chamber
  12. Compression intake valve.
Pada shock aborber media peredam di dalamnya dapat berupa minyak ataupun gas. 

D. Jenis-jenis Shock Absorber Berdasarkan Konstruksinya

Setelah kita memahami konsturksi dan komponen shock absorber, selanjutnya kita akan membahas jenis-jenis shock absorber yaitu.
  1. Mono tube shock absorber adalah suatu Jenis suspensi yang hanya terdapat satu tabung  pengaturan inline yang menampilkan ruang minyak dan ruang gas. Katup piston menghasilkan gaya redaman baik dalam gerakan pemanjangan maupun kontraksi.Karena karakteristik ini, gaya redaman memiliki hubungan linier dengan gerakan piston. Selain itu, jenis ini mudah disesuaikan dan menawarkan pembuangan panas yang baik. Mereka sering digunakan dalam suspensi kendaraan. 
  2. Twin tube shock absorber adalah suatu jenis shock abrober yang memiliki konfigurasi tabung ganda. Cara kerja shock absorber ini yaitu katup piston menghasilkan gaya redaman pada stroke yang diperluas, sedangkan katup dasar menghasilkan gaya reduksi pada stroke yang berkontraksi. 

E. Jenis-jenis Shock Absorber Berdasarkan Cara Kerjanya

Pada umumnya kendaraan menggunakan salah satu dari  dua jenis suspensi antara single action maupun double action. Berikut pembahasan  jenis shock absorber single action dan double action. 
  1. Jenis shock absorber kerja tunggal (single action) adalah suatu suspensi yang memiliki kinerja efek meredam yang hanya terjadi pada saat ekspansi (gerak balik ke atas), sedangkan saat kompresi (gaya tekan) tidak terjadi peredaman. 
  2. Jenis shock absorber kerja ganda (double action) adalah suatu jenis suspensi yang meiliki kerja meredam ganda pada saat ekspansi dan juga saat kompresi. 

F. Cara Kerja Shock Absorber

  1. Saat kompresi atau ditekan. Cara kerja shock absorber pada saat kompresi maka media peredam dari reverse chamber (ruang bawah) menuju ke rebound chamber (ruang atas) melalui lubang atau katup,  karena terdesak oleh piston. Kompresi pada shock abshorber terjadi karena gaya tekan dari atas lebih besar dari pada gaya media pada reversi chamber.
  2. Saat ekspansi atau gerak usaha ke atas. Cara kerja shock absorber pada saat ekspansi  maka media peredam dari rebound chamber (ruang atas) menuju ke reverse chamber (ruang bawah) melalui lubang atau katup, sehingga piston didorong ke atas oleh media minyak atau gas. Ekspansi pada shock abshorber terjadi karena gaya tekan dari atas lebih lebih dari pada gaya media pada reversi chamber. 
Semoga pembahasan tentang shock absorber bermanfaat bagi Sobat Sahabat-ilmu.com.

Posting Komentar

0 Komentar