Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pengertian Mesin Bensin Konvensional dan Mesin Besin EFI

Assalamu'alaikum, Sobat sahabat-ilmu.com

Motor bensin dapat juga disebut sebagai mesin otto. Seiring perkembangan teknologi di bidang otomotif. Mesin bensin pun mengalami kemajuan dari mesin bensin dengan sistem bahan bakar karburator dan sistem pengapian menggunakan platina ataupun CDI, kemudian mesin besin mengalami kemajuan menjadi mesin dengan sistem bahan bakar injeksi yang lebih dikenal dengan Electronic Fuel Ijection EFI dan dilengkapi dengan mekanisme katup VVT-i (Variable Valve Timing-intelegency). 



Dari hal tersebut di atas maka mesin bensin dengan sistem bahan bakar  karburator  dan sistem pengapian menggunakan platina ataupun CDI disebut  mesin bensin konvensional. Berikut akan kita bahas mengenai pengertian mesin bensin konvensional dan mesin bensin EFI.

A. Pengertian Motor Bensin Konvensional

Mesin bensin konvensional adalah suatu mesin berbahan bakar bensin yang masih menggunakan sistem bahan bakar karburator dan sistem pengapian dengan distributor baik platina maupun CDI (Capacitor Discharge Ignition).

B. Pengertian Mesin Besin EFI 

Mesin bensin EFI atau yang lebih dikenal dengan sebuatan mesin EFI. Mesin EFI adalah suatu mesin berbahan bakar bensin yang menggunakan sistem bahan bakar penginjeksian elektonik atau  Electronic Fuel Ijection (EFI) dan sistem pengapian menggunakan ICM (Ignition Control Module) yang sebagian besar sistem-sistem kendaraan ini memiliki sensor-sensor yang disinergikan dan diolah di dalam ECU (Electronic Control Unit) selanjutnya dikirim ke actuator seperti injector, ISC, dan lain sejenisnya.

Sensor-sensor yang terdapat pada mesin EFI meliputi Mass Air Flow (MAF) sensor, Manifold Absolute Pressure (MAP) sensor, Throttle Position Sensor (TPS), Water Temperatur Sensor, Intake Air Temperatur (IAT) sensor, Crankshaft Position (CKP) Sensor, Oxygent Sensor.