Header Ads Widget


Ticker

6/recent/ticker-posts

Rangkaian Kelistrikan Klakson Pengendali Positif dan Negatif dengan Relay pada Mobil

Penulis: Angger Reda Tama, S.Pd., M.Pd.

Assalamu'alaikum Sahabat-ilmu.com - pada kesempatan ini kita akan belajar tentang sistem kelistrikan rangkaian klason  (wiring horn diagram ) dengan relay pengendali positif dan negatif  berikut ini pembahasannya.
A. Pengertian Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) pada Mobil
B. Fungsi Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) pada Mobil
C. Komponen Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) dengan Relay pada Mobil
D. Fungsi dari Komponen Rangkaian Klakson  (Horn) dengan Relay pada Mobil
E. Cara Kerja Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) Pengendali Positif dan Negatif dengan Relay pada Mobil


A. Pengertian Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) pada Mobil

Pembahasan pertama "Apa yang dimaksud dengan sistem rangkaian kelistrikan klason (horn)?" atau "Jelaskan pengertian dari sistem rangkaian kelistrikan klason (horn)!"

Berikut penjelasan tentang pengertian sistem rangkaian kelistrikan klason (horn) adalah salah satu sistem kelistrikan kendaraan sebagai pemberi peringatan suara kepada sekeliling kendaraan. Oleh karena itu, rangkaian kelistrikan klakson ini sudah semestinya bekerja dengan baik karena sangat penting dalam keselamatan berkendara.


B. Fungsi Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) pada Mobil

Pembahasan kedua "Rangkaian kelistrikan klakson berfungsi untuk ...?" atau "Jelaskan fungsi dari sistem rangkaian kelistrikan klakson!"
Kegunaan atau fungsi dari sistem rangkaian kelistrikan klason yaitu sebagai berikut.

  1. Memberikan peringatan suara kepada pengendara lain.
  2. Memberikan peringatan suara kepada pejalan kaki.

C. Komponen Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) pada Mobil

Pembahasan ketiga "Sebutkan komponen-komponen yang terdapat pada rangkaian kelistrikan 
klason (horn)!"

Komponen-komponen atau kelengkapan rangkaian kelistriakan tanda belok (sein) dan hazard yaitu:

  1. baterai/aki, 
  2. main fuse,
  3. saklar klakson (switch horn) pada roda kemudi,
  4. fuse atau sekring,
  5. kabel,
  6. relay, dan
  7. klason (horn).

D. Fungsi dari Komponen Rangkaian Kelistrikan Lampu Tanda Belok atau Sein dan Hazard pada Kendaraan

Pembahasan ketiga "Jelaskan fungsi dari komponen-komponen yang terdapat pada rangkaian kelistrikan tanda belok atau sein dan hazard!"
  1. Baterai (Battery) atau Aki (Accumulator)
    Pembahasan "Apa fungsi dari baterai/aki?", "baterai/aki berfungsi untuk ....", dan "Jelaskan fungsi dari baterai/aki?"

    Berikut penjelasan tentang fungsi dari baterai/aki yaitu suatu sumber tegangan listrik searah (DC).
  2. Sekring Utama (Main Fuse)
    Pembahasan "Apa fungsi dari sekring utama (main fuse)?", "sekring utama (main fuse) berfungsi untuk ....", dan "Jelaskan fungsi dari ssekring utama (main fuse)?"

    Berikut penjelasan tentang 
    fungsi dari sekring utama (main fuse) adalah sebagai pengaman utama suatu sistem kelistrikan agar terhidar dari nyala api dari konsleting arus listrik.
  3. Saklar Klakson (switch horn) pada Kemudi
    Pembahasan "Apa fungsi dari saklar klakson (switch horn)?", "saklar klakson (switch horn) berfungsi untuk ....", dan "Jelaskan fungsi dari saklar klakson (switch horn)?"

    Berikut penjelasan tentang 
    fungsi dari saklar klakson (switch horn) adalah untuk mengaktifkan relay pada sistem kelistrikan rangkaian klason sehingga arus listrik mengalir dari relay 87 menuju klakson, sehingga klakson mengeluarkn bunyi.
  4. Fuse atau sekring.
    Pembahasan "Apa fungsi dari fuse atau sekring pada rangkaian kelistrikan?", "Fuse atau sekring berfungsi untuk ....", dan "Jelaskan fungsi dari fuse atau sekring pada rangkain kelistrikan?"

    Berikut penjelasan tentang 
    fungsi dari fuse atau sekring adalah untuk pengaman yang putus apabila arus listrik dalam rangkaian melebihi dari standar arus listrik yang akan melewati rangkaian tersebut. Penyebab naiknya arus listrik pada suatu rangkaian apabila beban daya listrik terlalu besar atau terjadi konsleting. Sehingga jalur di dalam fuse menjadi panas dan putus.
  5. Kabel.
    Pembahasan "Apa fungsi dari kabel pada rangkaian kelistrikan?", "Kabel berfungsi untuk ....", dan "Jelaskan fungsi dari kabel pada rangkaian kelistrikan?"

    Berikut penjelasan tentang 
    fungsi dari kabel adalah sebagai konduktor yang mampu menghantarkan arus listrik.
  6. Relay
    Pembahasan "Apa fungsi dari relay pada rangkaian kelistrikan?", "Relay berfungsi untuk ....", dan "Jelaskan fungsi dari relay pada rangkaian kelistrikan?"

    Berikut penjelasan tentang 
    fungsi dari kabel adalah sebagai konduktor yang mampu menghantarkan arus listrik.
  7. Klakson (Horn)
    Pembahasan "Apa fungsi dari klakson pada rangkaian kelistrikan?", "Relay berfungsi untuk ....", dan "Jelaskan fungsi dari klakson pada rangkaian kelistrikan?"

    Berikut penjelasan tentang 
    fungsi dari klason (horn) adalah suatu perangkat yang mampu mengkonversikan energi listrik menjadi energi bunyi. 

    E. Cara Kerja Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) Pengendali Positif dan Negatif dengan Relay pada Mobil

    1. Cara Kerja Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) Pengendali Positif dan Negatif dengan Relay pada Saat OFF
      Ketika saklar klakson OFF maka arus listrik hanya mencapai 30 relay dan belum mengaktifkan lilitan 85 dan 86 pada relay.
    2. Cara Kerja Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) Pengendali Positif dengan Relay Saat ON
      Pembahasan keempat "Jelaskan cara kerja dari rangkaian kelistrikan klakson (horn) pengendali positif?" Suatu rangkaian pasti memiliki urutan cara kerja untuk mencapai fungsi kerjanya, begitu pula rangkaian kelistrikan klakson (horn) dengan relay ini.


      Cara Kerja Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) Pengendali Positif dengan Relay saat Saklar ON
      Ketika saklar klakson ditekan maka arus listrik dari baterai menuju main fuse kemudian fuse dan arus listrik dilanjutkan ke lilitan 85 86 relay  dan mengaktifkan lilitan relay menjadi magnet, sehingga bimetal 30 dan 87 menempel menyebabkan arus listrik 30 menuju 87 relay. Selanjutnya arus listrik dari 87 relay diteruskan menuju kabel yang menuju klakson (horn) sehingga klakson bunyi. 
    3. Cara Kerja Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) Pengendali Negatif dengan Relay
      Pembahasan keempat "Jelaskan cara kerja dari rangkaian kelistrikan klakson (horn) pengendali negatif?" Suatu rangkaian pasti memiliki urutan cara kerja untuk mencapai fungsi kerjanya, begitu pula rangkaian kelistrikan klakson (horn) dengan relay ini.

      Cara Kerja Rangkaian Kelistrikan Klakson (Horn) Pengendali Negatif dengan Relay saat Saklar ON
      Ketika saklar klakson ditekan maka arus listrik dari baterai menuju main fuse kemudian fuse dan arus listrik dilanjutkan ke lilitan 85 86 relay dan mengaktifkan lilitan relay menjadi magnet, sehingga bimetal 30 dan 87 menempel menyebabkan arus listrik 30 menuju 87 relay. Selanjutnya arus listrik dari 87 relay diteruskan menuju kabel yang menuju klakson (horn) sehingga klakson bunyi.

    Semoga artikel "Rangkaian Kelisttrikan Klakson Pengendali Positif dan Negatif dengan Relay pada Mobil" bermanfaat bagi Sobat Sahabat-ilmu.com, jangan lupa follow web kami. Terima kasih telah berkunjung di web kami.

    Posting Komentar

    0 Komentar